18 Jan 2015

Badut Oyen

Oyen adalah seorang lelaki yang baik, profesinya sebagai badut bukan cuma ia gunakan sebagai mencari nafkah semata, tapi sekaligus menyalurkan kegemarannya juga yang senang membuat anak kecil bahagia. oyen seorang yatim piatu yang hidup dengan ekonomi pas-pasan. toko peralatan pesta dan jasa badut yang ia buka sebagai usaha nyatanya tidak membuatnya menjadi kaya, malah sebaliknya oyen terjerat hutang dengan seorang rentenir.oyen pemuda yang sangat baik, tapi dengan menjadi baik bukan keberuntungan yang oyen dapatkan tapi hidupnya semakin menderita, bahkan oyen tak segan untuk memberikan piutang pada tetangganya yang ingin menyewa jasa badutnya untuk pesta ulang tahun anaknya tapi tidak mempunyai uang yang cukup.

untunglah oyen tidak sendiri, ada suparni karyawannya yang bekerja di toko peralatan pesta yang selalu setia menemani oyen dalam kesengsaraannya. suparni yang bersifat layanya orang normal yang membutuhkan uang kadang geram melihat kelakuan bosnya yang teramat baik, diam-diam suparni memendam rasa pada bos sekaligus sahabatnya itu.tapi suparni tak berani mengungkapnya.

namun  suatu hari oyen ditemukan tewas gantung diri, tubuhnya yang masih lengkap memakai riasan badut tergantung di seutas tali. warga dibuat geger dengan kabar tersebut, terutama suparni yang syok melihat bos sekaligus sahabatnya itu kini telah terbujur kaku. warga sulit percaya bahwa lelaki sebaik oyen melakukan bunuh diri.kesesokan harinya kampung mulai diterror arwah badut, hantu badut berkeliaran membalas dendam, bukan cuma terror hantu saja, tapi 2 pembunuhan kembali terjadi.

selain karena ingin melihat bagaimana sang juara gramedia writing project bercerita, tapi editor sekaligus mentor dalam penulisan projek novel ini anastasya aemilia yang sebelumnya menulis katarsis membuat saya semakin tertarik untuk membeli novel ini.berbeda dengan sebelumnya yang pure thriller, badut oyen bergenre horror dan thriller. tenang walaupun ini novel horror, tapi masih ada mistery yang akan menjadi daya tarik kita untuk tetap betah membacanya, karena diajak menebak-nebak akhir cerita.

novel ini adalah hasil dari event gramedia writing project yang diadakan penerbit gramedia. dari beribu-ribu naskah yang diterima (kebetulan saya ngirim naskah juga, tapi ga keterima..haha) dipilihlah 20 pemenang yang ikut ke tahap wawancara. yang kemudian akan dipilih lagi 9 orang untuk dibagi menjadi 3 kelompok dan akan menggarap novel dengan 3 genre yang berbeda. jadi badut oyen ini ditulis oleh tiga orang yang berbeda.

bagaimana cara menulis cerita dengan 3 kepala, novel ini mengingatkan saya pada cerpen "mata telanjang" yang ditulis oleh 2 orang penulis agus noor dan djenar maesa ayu. kalau dalam mata telanjang masih-masing penulis memakai 2 sudut pandang dan 2 tokoh dalam satu cerita, tapi badut oyen menggunakan satu sudut pandang dan satu tokoh yang sama. mungkin ini hanya sebatas teknis pembagian bab saja, tapi jujur tak ada cerita yang melenceng dari benang merah, setiap jatah yang dipegang para penulis bersatu dalam sebuah cerita yang sama.

semoga kedepannya dunia pernovelan di indonesia lebih luas untuk cakupan genrenya, dan tahun 2014 kemarin menjadi ajang pembuktian bahwa genre thriller kini sudah berani unjuk gigi dan siap merebut hati penggemar novel misteri terjemahan..hehe dan semoga ditahun yang baru 2015 ini, semakin banyak lagi novel-novel thriller yang muncul.mungkin sekarang saya akan lebih giat lagi untuk bergelirya ditoko buku buat nyari novel lokal. saya sudah menyiapkan list novel thriller dalam negri yang ternyata banyak juga..hehe dan kemarin saya lihat novel mistery lokal dengan bercover boneka teru-teru bozu.. sepertinya menarik.

tetep sehat dan keep calm and read book ya..

3 komentar:

  1. wah akhirnya Shaddow kembali lagi dari pertapa'annya :D

    Si badut Oyen ini kayaknya menarik deh... oke insyaAllah kalau ada uang beli deh :D

    -Epik-

    BalasHapus
    Balasan
    1. ciyee yang baru pulang dari jepang.. hehe :D, ah epik tahu gitu nitip buku buat ditanda tanganin murakami :(

      Hapus
    2. hehehe Alhamdulillah :D
      yah sayang yaa :( tapi Epik lho ya ngga ketemu Murakami :(

      -Epik-

      Hapus

© Diary of zombie 2012 | Blogger Template by Enny Law